Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Opinion’ Category

Hai! Sudah lama ga buka blog ini, akhirnya blog kesayangan saya ini beneran hiatus deh selama kurang lebih 5 bulan. Jadi, sekarang saya menulis sebuah postingan sekalian bersih-bersih rumah dari sarang laba-laba dan sampah. Postingan kali ini, seperti biasa, tidak mengambil tema yang terlalu berat, yaitu tentang saling menghargai.

Saling menghargai. Rekan-rekan semua sudah sangat sering mendengar kata-kata tersebut, bukan? Ya, sangat banyak sekali ditemui dimana-mana. Mulai dari saat bersekolah di sekolah dasar kita sudah diajarkan tentang saling menghargai dalam pelajaran kewarganegaraan. Namun, apakah arti dari saling menghargai itu sendiri?

Saling menghargai adalah sikap toleransi antar umat manusia, menerima perbedaan antara setiap manusia sebagai hal yang wajar, dan tidak melanggar hak asasi manusia lain. Ya, sikap yang sangat teramat mudah untuk diterapkan –kebanyakan orang akan berpikiran seperti itu. Saling menghargai adalah suatu sikap damai dimana kita bisa memberikan space kepada orang lain agar menjadi dirinya sendiri, menganggap seseorang itu sama dengan yang lain.

Perlukah saling menghargai itu? Jelas Perlu! Kenapa? Karena kita ga hidup sendirian, kita makhluk sosial, kita punya keluarga, kita punya teman, yang perlu dihargai. Cukup dengan tidak memaksa kehendak kepada orang sekitar kita, mendengarkan ucapan mereka, kita sudah menghargai mereka –bukan berarti hanya itu saja, mudah, kan? Atau mungkin, contoh lain, teman kita mempunyai suatu kesenangan pribadi, apa salahnya kita mendukung? Walaupun kita kurang menyukai hal tersebut, tapi itu kesenangannya dan kita tidak perlu mengikutinya, hanya mendukungnya, bukan malah mencelanya.

Setiap orang mempunyai perbedaan, dari segi jasmani maupun rohani, dan itulah yang harus kita hargai. Kalau kita bisa menghargai orang, maka orang lainpun akan bisa menghargai kita. Jangan hanya mau dihargai, tapi belajarlah untuk menghargai terlebih dahulu.

Read Full Post »

Sekedar update saja 🙂 Maaf soal judul yang tidak terlalu nyambung dengan isi tulisan, karena saya ga bisa milih judul m(_ _)m

Kenapa masih ada warga Indonesia memandang sebelah mata negaranya sendiri?
(dulu saya seperti itu, tapi sekarang ga lagi, udah sadar)

Contohnya saja masalah demokrasi, beberapa orang mengetahui apa itu demokrasi, saat ditanyakan pendapat mengenai kelebihan dan kekurangan demokrasi di Indonesia, rata-rata menjawab kelebihan demokrasi di Indonesia itu hampir sama dengan 0, sedangkan kekurangan dari demokrasi di Indonesia mampu mereka jelaskan panjang lebar. Memang saya akui, banyak orang mengakui, demokrasi di Indonesia kurang baik, tetapi bukan berarti tidak memiliki kelebihan sama sekali.

Contoh yang kedua, beberapa orang sering beranggapan bahwa Indonesia itu tidak ada apa-apanya dalam hal apapun. Menurut saya pribadi, Indonesia memiliki banyak sekali kelebihan dalam hal postitif. Misalkan saja, kebudayaan Indonesia yang sangat beragam, daerah wisata di Indonesia yang sebenarnya sangat indah, dan masih banyak lagi.

FYI, ini beberapa hal yang bisa kita banggakan dari Indonesia (sumber) :
1. Republik Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.504 pulau (termasuk 9.634 pulau yang belum diberi nama dan 6.000 pulau yang tidak berpenghuni).

2. Disini ada 3 dari 6 pulau terbesar didunia, yaitu : Kalimantan (pulau terbesar ketiga di dunia dgn luas 539.460 km2), Sumatera (473.606 km2) dan Papua (421.981 km2).

3. Indonesia adalah Negara maritim terbesar di dunia dengan perairan seluas 93 ribu km2 dan panjang pantai sekitar 81 ribu km2 atau hampir 25% panjang pantai di dunia.

4. Pulau Jawa adalah pulau terpadat di dunia dimana sekitar 60% hampir penduduk Indonesia (sekitar 130 jt jiwa) tinggal di pulau yang luasnya hanya 7% dari seluruh wilayah RI.

5. Indonesia merupakan Negara dengan suku bangsa yang terbanyak di dunia. Terdapat lebih dari 740 suku bangsa/etnis, dimana di Papua saja terdapat 270 suku.

6. Negara dengan bahasa daerah yang terbanyak, yaitu, 583 bahasa dan dialek dari 67 bahasa induk yang digunakan berbagai suku bangsa di Indonesia . Bahasa nasional adalah bahasa Indonesia walaupun bahasa daerah dengan jumlah pemakai terbanyak di Indonesia adalah bahasa Jawa.

7. Indonesia adalah negara muslim terbesar di dunia. Jumlah pemeluk agama Islam di Indonesia sekitar 216 juta jiwa atau 88% dari penduduk Indonesia . Juga memiliki jumlah masjid terbanyak dan Negara asal jamaah haji terbesar di dunia.

8. Monumen Budha (candi) terbesar di dunia adalah Candi Borobudur di Jawa Tengah dengan tinggi 42 meter (10 tingkat) dan panjang relief lebih dari 1 km. Diperkirakan dibuat selama 40 tahun oleh Dinasti Syailendra pada masa kerajaan Mataram Kuno (750-850).

9. Tempat ditemukannya manusia purba tertua di dunia, yaitu : Pithecanthropus Erectus’¬ yang diperkirakan berasal dari 1,8 juta tahun yang lalu.

10. Republik Indonesia adalah Negara pertama yang lahir sesudah berakhirnya Perang Dunia II pada tahun 1945. RI merupakan Negara ke 70 tertua di dunia.

11. Indonesia adalah Negara pertama (hingga kini satu-satunya) yang pernah keluar dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada tgl 7 Januari 1965. RI bergabung kembali ke dalam PBB pada tahun 1966.

12. Tim bulutangkis Indonesia adalah yang terbanyak merebut lambang supremasi bulutangkis pria, Thomas Cup, yaitu sebanyak 13 x (pertama kali th 1958 & terakhir 2002).

13. Indonesia adalah penghasil gas alam cair (LNG) terbesar di dunia (20% dari suplai seluruh dunia) juga produsen timah terbesar kedua.

14. Indonesia menempati peringkat 1 dalam produk pertanian, yaitu : cengkeh (cloves) & pala (nutmeg), serta no.2 dalam karet alam (Natural Rubber) dan minyak sawit mentah (Crude Palm Oil).

15. Indonesia adalah pengekspor terbesar kayu lapis (plywood), yaitu sekitar 80% di pasar dunia.

16. Terumbu Karang (Coral Reef) Indonesia adalah yang terkaya (18% dari total dunia).

17. Indonesia memiliki species ikan hiu terbanyak didunia yaitu 150 species.

18. Biodiversity Anggrek terbeser didunia : 6 ribu jenis anggrek, mulai dari yang terbesar (Anggrek Macan atau Grammatophyllum Speciosum) sampai yang terkecil (Taeniophyllum, yang tidak berdaun), termasuk Anggrek Hitam yang langka dan hanya terdapat di Papua.

19. Memiliki hutan bakau terbesar di dunia. Tanaman ini bermanfaat ntuk
mencegah pengikisan air laut/abrasi.

20. Binatang purba yang masih hidup : Komodo yang hanya terdapat di pulau
Komodo, NTT adalah kadal terbesar di dunia. Panjangnya bias mencapai 3 meter
dan beratnya 90 kg.

21. Rafflesia Arnoldi yang tumbuh di Sumatera adalah bunga terbesar di
dunia. Ketika bunganya mekar, diameternya mencapai 1 meter.

22. Memiliki primata terkecil di dunia , yaitu Tarsier Pygmy (Tarsius Pumilus) atau disebut juga Tarsier Gunung yang panjangnya hanya 10 cm. Hewan yang mirip monyet dan hidupnya diatas pohon ini terdapat di Sulawesi.

23. Tempat ditemukannya ular terpanjang di dunia yaitu, Python Reticulates sepanjang 10 meter di Sulawesi.

24. Ikan terkecil di dunia yang ditemukan baru-baru ini di rawa-rawa berlumpur Sumatera. Panjang 7,9 mm ketika dewasa atau kurang lebih sebesar nyamuk. Tubuh ikan ini transparan dan tidak mempunyai tulang kepala.

Read Full Post »

Ahh, saya sangat senang sekali !!!


Setelah melalui perjalanan panjang dari Audisi hingga Grand Final Idola Cilik, akhirnya DEBO berhasil menjadi The Winner. Aduh, saya senang sekali mendengarnya. Walaupun saya bukan DEBO, saya bukan keluarganya, saya bukan temannya dan saya juga tidak mengenalnya, tapi, yah, yang namanya admirer pasti seneng lah orang yang di admirekan itu mendapat anugrah. Saya juga mau ngucapin terima kasih untuk sesama admirernya DEBO, karena udah berjuang mendukung DEBO tidak seperti saya. 🙂


Untuk DEBO :

CONGRATULATION 🙂

Read Full Post »

Saya mengambil topik ini, karena tertarik dengan tugas kelompok di sekolah tadi siang. Mungkin ini memang masalah basi lama, namun saya cukup tertarik. Jadi, saya mohon agar tulisan ini dibaca dan dihargai (kalau bisa sekalian dikomen).

Sepuluh tahun bergulirnya reformasi di negeri ini, ternyata belum menjawab tujuan dari reformasi itu sendiri. Reformasi berjalan hanya untuk slogan belaka, bisa dikatakan NATO (No Action Talk Only). Saya akui, gerakan reformasi di negeri ini kian jauh dari harapan.

Tujuan utama reformasi seperti, pemulihan demokrasi politik, pemulihan demokrasi sosial dan ekonomi sesungguhnya memiliki hakikat untuk mengembalikan perjalanan bangsa Indonesia seperti yang tercantum dalam UUD 1945. Menjatuhkan pemerintahan Soeharto terbatas hanya untuk merubuhkan pemerintahan yang gagal mengembankan amanat UUD 1945 karena tidak amanah dalam menjalankan konstitusi. Penjatuhan Soeharto seharusnya menjadi entry point redemokratisasi bukan malah menjadikan reformasi sebagai penjungkirbalikan, pengaburan dan penguburan tiga pilar utama Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yaitu Rakyat, UUD 1945 dan Negara.

Saat ini, rakyat dalam kondisi terpecah, tanpa kohesi, dan saling menghancurkan. Yang sengsara semakin sengsara tanpa ada pembelaan dari Negara. Atas nama kepentingan rakyat, UUD 1945 dan Pancasila tidak lagi dijalankan secara konsekuen. Amandemen UUD 1945 tidak lebih dari upaya menciptakan kekuasaan tanpa adanya kesejahteraan, keadilan dan kebenaran bagi rakyat. Akibat dari kesemua itu, Negara Indonesia cenderung menjadi negara kekuasaan dari pada menjadi Negara hukum yang memberi keadilan dan kesejahteraan bagi rakyatnya.

Selama reformasi berjalan, Laporan Bank Dunia tahun 2006 menyatakan kemiskinan bertambah mencapai 49 persen (108 juta) dari rakyat Indonesia dengan pertumbuhan ekonomi 5,5 %. Sementara laju inflasi pada akhir Desember 2006 dilaporkan mencapai 1, 21 % yang ditandai dengan kenaikan harga sembako antara lain seperti beras medium naik 75 % (dari Rp. 2.851 per kg menjadi Rp 5000 per kg), gula pasir naik 65 % (dari Rp 4.240 menjadi Rp. 7000), tepung terigu naik 31 % (dari Rp 3.659 menjadi Rp. 4.800) dan minyak goreng naik 48 % (dari Rp. 5.178 menjadi Rp 7.500).Intinya, perekonomian dalam masa 10 Tahun reformasi masih rentan terhadap unsur ketidakpastian, baik akibat pengaruh ketidakstabilan politik maupun keamanan.

Bagaimana dengan sisi penegakan hukum? setali tiga uang. Ternyata tujuan Reformasi di bidang Hukum tidak ada yang tercapai. Hukum di negeri ini, pasca reformasi, tidak lebih dari sekedar instrument politik. Lihat apa yang dilakukan para aparat penegak hukum dalam kasus BLBI, hanya sibuk mencari data tanpa adanya tindak lanjut yang pasti.

Kembali kepada hakekat reformasi, maka sudah sepatutnya bangsa ini menuntut adanya kepemimpinan yang orientatif dan berani berbuat dengan tidak lupa kepada semua elemen pro reformasi untuk bersama-sama peduli dengan tujuan reformasi itu sendiri.

P.s :
Untuk para pembaca yang mempunyai opini tentang hal ini, silahkan berkomentar.

Read Full Post »

Banyak orang awam berpikir bahwa anime adalah sesuatu yang biasa dikonsumsi anak-anak. Apakah benar anime hanya untuk anak-anak?

Saya sendiri sebagai anime otaku membantah mentah-mentah pernyataan tersebut. Gimana ya? Susah menjelaskannya bahwa anime itu bukan hanya untuk dikonsumsi anak-anak, orang dewasa pun bisa menontonnya. Fakta telah membuktikan *halakh halakh*, anime saja telah dikelompokkan menjadi beberapa kelompok, seperti SU (Semua Umur), T (Teenager), A/H (Adult/Hentai).

Jujur saya akui, memang saya ini maniak anime, yang selalu menonton anime setiap hari. *hohoho* Makanya saya sangat amat tidak setuju dengan pernyataan semacam ini. Saya juga sering kesal ketika sedang menonton anime, dikomentari seperti ini, “Fa, kok nonton kartun? Kayak anak kecil tau?” atau “Fa, gak ada tontonan lain ya? Yang lebih bermutu gitu? Masa’ tontonan anak kecil, sih?” dan sebagainya. (Sebagian) Anime itu lebih bermutu dari pada nonton sinetron yang jalan ceritanya itu itu saja. Dari cinta ke cinta. Betul atau benar?

Mungkin anda yang menyatakan bahwa “anime adalah tontonan anak-anak” lebih baik menonton sendiri anime tersebut, sehingga anda mengetahui bahwa anime tidak hanya untuk anak-anak.

P.s :
Maaf untuk yang punya pernyataan seperti itu. Saya mohon maaf.

P.s.s :
Saya berharap, pembaca menyempatkan diri untuk mengomentari tulisan ini. Bisa berupa bantahan, opini, pertanyaan, dan lain-lain.

Read Full Post »